Sabtu, November 07, 2009

Web Server

Untuk pembuatan Web Server, kali ini saya belajar sendiri saat pulang sekolah bersama teman-teman [thx to peppy, eyo'o, mz engg, danu yang udah temenin] hhoho'. Web server berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Berikut ini langkah-langkah dalam pembuatan Web Server :

1. Install apache 2 dan php 5
#apt-get install apache2 php5 lynx links
2. Kalau mau menggunakan database tampilannya seperti wordpress, silahkan gunakan php-myadmin, tapi kali ini saya tidak menggunakannya.
#apt-get install mysql-server phpmyadmin
3. Agar web server yang kita konfigurasi multifungi
#a2enmod userdir
4. Copy 000-default menjadi webmail
#cp /etc/apache2/sites-enabled/000-default etc/apache2/sites-enabled/webmail
5. Edit dan atur virtual hostnya
#pico /etc/apache2/sites-enabled/webmail
hapus semua konfigurasi, dan tulis berikut :
NameVirtualHost 192.168.123.13:80

ServerName www.kelompok6.com
DocumentRoot /home/tkj/public_html

6. Membuat Folder public_html pada dir /home/tkj unutk menyimpan index.html dari web server
#mkdir /home/tkj/public_html
7.Buat text html untuk tampilan pada webserver dan simpan dengan nama file index.html kemudian simpan pada public_html
8.Restart Apache 2
#etc/init.d/apache2 restart
9.Untuk mengeceknya
#lynx www.kelompok6.com atau menggunakan browser
http://kelompok6.com

Jangan lupa dipercantik web servernya seperti pada web yang ada. uekkeh

DHCP Server

Setelah menyelesaikan FTP, kami memutuskan untuk belajar DHCP Server. Konsep DHCP sendiri ialah memberikan IP secara otomatis kepada cLient kita sesuai dengan segment yang kita berikan. Berikut ini langkah-langkah menkonfigurasi DHCP3-server.

1. Install DHCP3-server
#apt-get install dhcp3-server (masukan cd binary sesuai perintahnya)
2. Edit konfigurasinya
#pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Cari text dibawah ini dan hapus uncommentnya (#)
#A slightly different cpnfiguration for an internal subnet
subnet 192.168.17.0 netmask 255.255.255.0 { --->ip yang digunakan untuk client
range 192.168.17.2 192.168.17.40; --->range unyuk ipclient
optiondomain-name-servers 192.168.17.1; --->ip DNS
option domain-name “kelompok6.com”; --->nama DNS
option routers 192.168.7.1; --->router ipclient
option broadcast-address 192.168.7.255; --->broadcast ipclient
default-lease-time 3600; --->default waktu sewa
max-lease-time 7200; --->maximum waktu sewa
}
3. Restart DHCP
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
4. Setting unutuk cLient gunakan iptables.
#iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.17.0/24 -j MASQUERADE
5. Resrtart networking
#/etc/init.d/networking restart

Untuk mencobanya silahkan sambungkan pada client, ubah configurasi networking menjadi DHCP, lalu lakukan perintah ping kepada ip yang telah diberikan. Dicoba dech !
Makasii ...

-resha-

Jumat, November 06, 2009

FTP Server

Setelah belajar DNS, saya mencoba DHCP Server., tapi.. yang terjadi saya dan teman saya menjadi binund,sumpek,pening.. akhirnya kami berpindah belajar FTP Server, hhehhe..
File Transfer Protocol (FTP) merupakan client/server protocol yang
menyediakan fasilitas untuk transfer data dalam jaringan atau dengan kata lain
protokol yang digunakan untuk pertukaran file antara dua host dalam jaringan TCP/IP.


Anda dapat membuat user baru, namun bila tidak ya tidak masalah. Untuk membuat user baru yang harus dilakukan adalah pembuatan direktori ftp yang akan
digunakan oleh user anonymous sehingga server FTP dapat diakses oleh setiap
orang.
debian:~# mkdir /ftpserver
debian:~# chmod 755 –R /ftpserver

Buat sebuah user anonymous yang akan digunakan untuk mengakses FTP
server.
debian:~# useradd –d /ftpserver ftp
debian:~# passwd ftp

Kali ini saya tidak membuat user baru, cukup menggunakan user yang ada. Untuk instalasi vsftpd dapat menggunakan perintah berikut.
debian:~# apt-get install vsftpd

Kemudian setting konfigurasinya
debian:~# mcedit /etc/vsftpd.conf
hapus uncomment yang ada ..
listen=YES
anonymous_enable=YES
local_enable=YES
write_enable=YES
anon_upload_enable=YES
anon_mkdir_write_enable=YES
dirmessage_enable=YES
xferlog_enable=YES
jangan lupa isi chown_username=kelompok6 ---->sesuai dengan directory sendiri
Kemudian restart vsftpd dengan perintah berikut.
debian:~# /etc/init.d/vsftpd restart

Untuk memeriksa apakah vsftpd telah aktif pada sistem, gunakan perintah
berikut.
debian:~# netstat -a | grep ftp

tcp 0 0 *:ftp *:* LISTEN

Untuk upload local sett atau admin di dir/kelompok6
#pico /home/kelompok6

Untuk upload di public sett di dir/ftp
#pico /home/ftp

Pengaksesan FTP server di sisi Debian Etch yang juga merupakan server FTP
dapat dilakukan dengan perintah berikut.

debian:~# ftp ftp.kelompok6.com

Jika susah, ubah hak aksesnya di home/ftp
#cd home/ftp
#chmod 777* --->tanda * untuk mengaktifkan keseluruhan file

yaa.. kurang lebihnya seperti ini untuk FTP server. Kalau masih ada pertanyaan saya siap nampung kukk [nampung ajj] hhehe
makacii ...

-resha-